October 10, 2008

Perjalanan ke Balikpapan

Selasa, 7 Oktober lalu saya bersama suami jalan-jalan ke Balikpapan. Mengingat kami cuma liburan dua hari maka anak-anak tidak diajak. Pagi-pagi sekali kami berangkat dari rumah, jam 7.20 pesawat Casa Airfast Indonesia take off membawa kami ke Balikpapan. Selama perjalanan saya sama sekali tidak bisa tidur daripada bengong saya akhirnya memutuskan untuk memotret berbagai panorama yang terlihat dari atas pesawat. Ketinggian pesawat yang cukup membuat saya senag karena dapat mengambil gambar cukup jelas dari atas. Cuaca hari itu sangat cerah, mendukung saya bisa menangkap gambar yang cukup detail. 

 Inilah cerita dalam gambar yang saya peroleh:



Ini adalah kapal-kapal pengangkut batubara di Tanjung Bara Sangatta. Kapal-kapal ini berasal dari berbagai negara ada yang jepang, cina dan lain-lain. Sungguh membuat saya geleng-geleng kepala, kenapa listrik pasokan PLN bisa byar pet terus padahal sumber energi yang berlimpah tersedia dan ini malah dimanfaatkan oleh negara lain......... Perlu diketahui, kapal-kapal ini tidak pernah terlambat pengisiannya karena jika terlambat maka KPC sebagai perusahaan harus membayar denda yang jumlahnya fantastik.....(kata orang per-harinya bisa 200 jt), jadi kalo mendengar pulau Jawa kekurangan pasokan batubara akibat badai, saya hanya bisa ngedumel.....wong orang jepang aja kapalnya bisa tepat waktu....masa ke pulau Jawa yang jaraknya lebih dekat malah ngga bisa sesuai jadwal......pusing dech.....!


Setelah sekitar lebih kurang 15 menit, saya berada diatas kota Bontang. Kota ini jauh lebih terkenal dari Sangatta, bisa dimaklumi karena ada dua perusahaan besar disini yaitu Pupuk Kaltim (PKT) penghasil pupuk dan PT. Badak penghasil gas alam. Walaupun jarak antara Bontang dan Sangata hanya 1 jam perjalanan normal, jangan dibayangkan harga gas di tempat kami bisa murah......! Jika 1 tabung gas 12 kg harganya berkisar 70-80 ribu tetapi di Sangatta bisa mencapai 130-150 ribu......padahal menurut logika harusnya lebih murah...khan tempat bikinnya ngga jauh-jauh amat.....hmph......siapa yang salah ya!

Tapi kalo untuk harga pupuk, saya benar-benar kurang tahu.....jadi ngga bisa cerita lebih lanjut....



Foto yang ini diambil dari atas kota Samarinda, ibukota Kalimantan Timur. Terkenal dengan sungai Mahakam yang mengalir di tengah kotanya. Jujur pertama kali melihat sungai Mahakam, saya pikir adalah laut karena lebarnya, meskipun di Sumatera banyak terdapat sungai tetapi yang selebar sungai Mahakam tidak ada, hanya sungai Musi yang hampir mendekati lebar sungai Mahakam. Kalau malam hari sepanjang sungai ini dipenuhi penjaja makanan yang lezat dan nikmat.

Foto yang satu lagi adalah foto stadion yang baru dibangun di Samarinda, saat pelaksanaan PON. Saya melihat ini merupakan kebiasaan pemerintah kita, selalu membangun gedung atau fasilitas apapun hanya bila ada event tertentu sehingga penggunaan selanjutnya tidak direncanakan. Saya harap ini tidak terjadi pada stadion dan sarana olahraga yang  baru dibangun di Samarinda, semoga pemerintah tetap memanfaatkannya untuk mencetak atlit-atlit yang dapat mengharumkan nama bangsa.....Amin!


Kalimantan Timur memang propinsi yang kaya, dari atas saya bisa melihat banyak sekali tambang batubara, ada yang kecil ada yang besar......semoga tidak hanya ditambang tanpa memikirkan reklamasinya karena kalau dilihat dari foto-foto yang saya ambil banyak sekali genangan air bekas tambang yang menunjukkan tidak ada upaya reklamasi.

Selain tambang, banyak juga tambak-tambak ikan atau udang (saya kurang tahu...) disepanjang pesisir pantai. Agak membuat saya takut karena melihat betapa hutan bakau yang lebat habis dibabat dan digantikan dengan kotak-kotak tambak.

Foto yang terakhir adalah awan yang membentuk kebun kapas....indah banget !
 
Dan setelah 50 menit perjalanan sampailah saya dibandara sepinggan Balikpapan. Banyak orang yang menyangka ibukota Kalimantan Timur adalah Balikpapan. Hal ini bisa dimaklumi karena kota ini memang sangat maju, hampir semua kantor pertambangan baik itu minyak, gas maun batubara memiliki kantor cabang disini sehingga wajar sekali kota ini terlihat lebih maju dan besar dari Samarinda. Apalagi bandara internasional yang biasanya terletak di ibukota propinsi malah terletak di kota ini. 

Dan cerita mengenai aktifitas saya selama di Bppn akan saya lanjutkan kembali dibagian kedua......

to be continued

12 comments:

Hellen said...

wah mbak, saya jadi pengen ke kalimantan... dulu pernah punya rencana mau ke kalimantan tapi batal, trus saya cuman titip beli perhiasan dari batu kalimantan... bagus-bagus...

sulae said...

Hmmm indah yaa kalimantan kalo dilihat dari atas....hehehehe

Weew mahal juga yaa harga gas di sana, tp sama aja kok di kalsel jg mahal...hehehehehe Tp bener seharusnya di sana lebih murah karena memangkas jalur distribusnya...hehehe Hmmm kayanya patut di demo deh...hehehehe

Dulu wkt pertama kali ke kaltim jg saya kira Balikpapan yg jadi ibukota prov-nya eeh gak twnya samarinda...hehehehe

Asih Evan said...

Jadi second honeymoon neh...hehe..
Bagus lo foto-fotonya...btw, mana foto acara RT August kemarin...nagih.com

Endah said...

buat helen:
ayo...main ke sangatta nati saya ajakin jalan2 len, ntar kalo aku ke jogja boleh nitip ole2 khas kalimantan....kok...:)

buat sulae:
spertinya kita memang harus sering2 belajar untuk mengenal negara sendiri ya....:)

buat mba asih:
kapan fotonya mo diambil mbak?

Hellen said...

asyiiikkkk... kapan-kapan mau ke sana acch... khan ada mbak endah yang bisa jadi guide *itupun kalau mbak endah di sana*
kalau ke jogja saya pesan cincin yang ada batu2nya... hehehe...
Sukses selalu ya mbak :)
Salam buat putranya...

dhie said...

Jadi pengen ke BPP lagi..... ;)

Ada yang mo nemenin dhie ke BPP?

andesper70 said...

Sedih emang, kita kelaparan ditengah-tengah lumbung padi.

Endah said...

buat hellen:
len...kirim alamatnya via email...nanti saya kirim via pos ... mau?

Dhie:
ntar...kalo ke Bppn....kasih tau...kita temenin dech....

Andesper70:
Andai ada yang bisa kita upayakan untuk merubah itu semua...?

Dien said...

Kapan aku bisa ke sana?

Endah said...

anytime....dien, kalo bisa ...:)

baburinix! said...

wah jadi pengen tuh ke balikpapan...walau cuma jalan2
salam kenal ya...

shopping blog said...

The curve of pandora jewelry the end of the ironing board to Pandora charms act as the shoulder. Now, mist pandora bracelets and charms the shirt with your spray bottle and then buy Pandora you start ironing over the front of the discount pandora bracelets shirt. When you approach the part of Pandora necklace the shirt that has the buttons on the pandora necklace beads edges, you pull the bottom part of the shirt taught and then work against Pandora necklace sale the direction you are pulling at with the iron. Next you will then proceed to pull the shoulder taught by cheap pandora charms once again pulling the end of the shirt so that you can iron the front of the shirt where your pectoral muscles would be.