March 28, 2008

Farrell & Feldy pakai Blankon

Hari Kamis tgl 6 Maret 2008 lalu, saya dan anak-anak berangkat menuju Jogja untuk menghadiri acara pernikahan Pita, adiknya Mas Robbie . Perjalanan ini adalah kali pertama saya berangkat hanya bersama anak-anak ke luar kota. Mas Robbie sudah berangkat lebih dahulu ke Jakarta karena ada urusan kantor. Supaya tidak direpotkan dengan barang bawaan maka saya sudah mempersiapkan diri hanya membawa 1 koper saja sehingga bisa lebih memperhatikan anak-anak, maklum anak-anak saya sedang dalam masa yang aktif. Beruntung di Bandara Sepinggan saya dibantu petugas Blue sky untuk chek in dan saya bisa langsung beristirahat bersama anak-anak. Untuk mengurangi rasa jenuh pada anak-anak saya mengajak mereka berada dalam ruangan tunggu sehingga mereka dapat menyaksikan pesawat yang mendarat ataupun terbang kembali. Ternyata pesawat Mandala yang kami tunggu kedatangan didelayed selama 1 (satu) jam, Farrell sudah terlihat sangat bosan sekali sampai bolak-balik bertanya: “ Ma, kapan berangkatnya?. Untunglah di sana ada jam digital besar di ruang tunggu sehingga saya bisa menjelaskan dengan mudah, saya berujar : “ Kita berangkat jam 20.30, sekarang kamu bisa hitung sendiri ya !. Alhamdulillah, dia akhirnya tidak bertanya lagi, paling-paling cuma bilang, “ sekarang jam 20.10 masih kurang ya Ma!. Dan akhirnya kamipun berangkat dan tiba dengan selamat di Jogja.

Tiba di rumah, sudah berkumpul semua sepupu-sepupu Farrell dan Feldy, jadi rame banget. Hari Jum’at, acara kami cuma mengadakan pengajian di rumah, Alhamdulillah semua berjalan lancar. Tibalah pada hari Sabtu, kami semua harus bangun pagi untuk mempersiapkan diri karena acara pernikahannya diadakan di gedung jadi semua persiapan diadakan disana.

Pada acara akad nikah semua berjalan lancar, anak-anak tidak protes waktu mengenakan baju batik, tiba waktu acara resepsi semua harus memakai pakaian adat Jawa dan untuk anak laki-laki jelas harus menggunakan blankon. Pertama mengenakan sarungnya Farrell langsung teriak, “ Ma, aku ngga mau soalnya tidak bisa jalan, lalu ketika dia melihat selopnya dia teriak lagi, “ Ma, aku ngga mau make selop cewek”. Ha...ha... semuanya jadi tertawa mendengar komentarnya Farrell. Dan setelah itu dia mogok tidak mau memakai apapun. Karena Farrell mogok sayapun beralih ke Feldy, walaupun dengan penuh perjuangan tapi saya berhasil memakaikan baju Jawa ke Feldy, dan Farrell setelah melihat semua cowok mengenakan pakaian yang sama diapun mau menggunakannya. Hm....memang harus melihat contoh dulu baru percaya! Nah... ini dia momen saat anak-anak memakai blankon....!

3 comments:

ibu aci said...

hehe...lucunya mas Farell en Feldy. kapan lagi mudik ke yogya ?

endah said...

mungkin dalam tahun ini ngga mudik ke jogja...mau nyoba lebaran di Sengata....astri di jktnya tinggal dimana ?

shopping blog said...

The curve of pandora jewelry the end of the ironing board to Pandora charms act as the shoulder. Now, mist pandora bracelets and charms the shirt with your spray bottle and then buy Pandora you start ironing over the front of the discount pandora bracelets shirt. When you approach the part of Pandora necklace the shirt that has the buttons on the pandora necklace beads edges, you pull the bottom part of the shirt taught and then work against Pandora necklace sale the direction you are pulling at with the iron. Next you will then proceed to pull the shoulder taught by cheap pandora charms once again pulling the end of the shirt so that you can iron the front of the shirt where your pectoral muscles would be.